Posts

Kewajiban Bertaubat dan Urgensinya

Taubat dari dosa yang dilakukan oleh seorang mu'min --dan saat itu ia sedang berusaha menuju kepada Allah SWT -- adalah kewajiban agama. Diperintahkah oleh Al Quran, didorong oleh sunnah, serta disepakati kewajibannnya oleh seluruh ulama, baik ulama zhahir maupun ulama bathin. Atau ulama fiqh dan ulama suluk. Hingga Sahl bin Abdullah berkata: Barangsiapa yang berkata bahwa taubat adalah tidak wajib maka ia telah kafir, dan barangsiapa yang menyetujui perkataan seperti itu maka ia juga kafir. Dan ia berkata: "Tidak ada yang lebih wajib bagi makhluk dari melakukan taubat, dan tidak ada hukuman yang lebih berat atas manusia selain ketidak tahuannya akan ilmu taubat, dan tidak menguasai ilmu taubat itu (Di sebutkan oleh Abu Thalib Al Makki dalam kitabnya Qutul Qulub, juz 1 hal. 179). Taubat dalam Al Quran Al Quran memberi perhatian yang besar terhadap taubat dalam banyak ayat-ayat yang tersebar dalam surah-surah Makkiah atau Madaniah. Kita akan membaca ayat-ayat it...

Sejarah Tenggelamnya Kapal Titanic (1912)

RMS Titanic (juga SS Titanic) merupakan yang kedua dari tiga kapal penumpang super yang bertujuan untuk mengawali perniagaan perjalanan trans-Atlantik. Dimiliki oleh White Star Line dan dibuat di galangan kapal Harland and Wolff, Titanic merupakan kapal uap penumpang terbesar di dunia pada masa peluncurannya. Pada saat pelayaran pertamanya, Titanic menabrak gunung es pada pukul 23:40 (waktu kapal), Minggu, 14 April  1912, dan tenggelam sekitar dua jam empat puluh menit kemudian pada pukul 2:20 pagi hari Senin. Bencana tersebut mengakibatkan kematian lebih dari 1.500 orang,dan menjadikannya sebagai bencana laut terburuk semasa zaman dalam sejarah dan sampai kini paling termashyur. Titanic dilengkapi dengan teknologi paling maju pada masa itu dan orang awam percaya bahwa ia “tidak mungkin tenggelam”. Ia amat mengejutkan bagi orang banyak bahwa walaupun dengan teknologi modern dan awak kapal yang berpengalaman, Titanic masih tenggelam dengan jumlah kematian yang tinggi. Kegairahan me...

Do'a Setelah Adzan

Berikut do'a setelah Adzan dalam text arab, latin dan terjemahanya: اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلاَةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا نِ الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ، إِنَّكَ لاَ تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ ALLAHUMMA RABBA HAADZIHID DA'WATTI TAAMMAH WASH-SHALAATIL QAA'IMAH. AATI MUHAMMADAN NIL WASIILATA WAL-FADHIILAH. WAS SYARAFA WAD-DARAJATAL 'AALIYATAR RAFII'A WAB'ATSHUL MAQAAMAL MAHMUUDAL LADZI WA'ADTAHU INNAKA LAA TUKHLIFUL MII'AAD Artinya : " Ya Allah, Rabb Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan, Berilah Al-Wasilah (derajat di Surga, yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam) dan fadhilah kepada Muhammad. Dan bangkitkan beliau sehingga bisa menempati maqam terpuji yang telah Engkau janjikan. [Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji] ."

Surat Al Kaafiruun

Berikut Surat Al Kaafiruun dalam bentuk text Arab, Latin, artinya dan keterangannya:  Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Maa'uun. Dinamai Al Kaafiruun (orang-orang kafir), diambil dari perkataan Al Kaafiruun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. Pokok-pokok isinya: Pernyataan Tuhan yang disembah Nabi Muhammad s.a.w. dan pengikut-pengikutnya bukanlah apa yang disembah oleh orang-orang kafir, dan Nabi Muhammad s.a.w. tidak akan menyembah apa yang disembah oleh orang-orang kafir. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيم bismi llaahi rrahmaani rrahiim " Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. " قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ qul yaa ayyuhaa alkaafiruuna 1. " Katakanlah: "Hai orang-orang kafir ," لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُون laa a'budu maa ta'buduuna 2. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْب...

Surat Al-Ikhlas

Berikut Surat Al-Ikhlas dalam bentuk text Arab, Latin, artinya dan keterangannya: Surat ini terdiri atas 4 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah sesudah surat An Naas. Dinamakan Al Ikhlas karena surat ini sepenuhnya menegaskan kemurnian keesaan Allah s.w.t. Pokok-pokok isinya: Penegasan tentang kemurnian keesaan Allah s.w.t. dan menolak segala macam kemusyrikan dan menerangkan bahwa tidak ada sesuatu yang menyamai-Nya. بِسْمِ اللَّهِ الرَّ حْمَنِ الرَّحِيمِ bismi llaahi rrahmaani rrahiim " Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. " قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ qul huwallaahu ahadun 1. " Katakanlah: "Dialah Allah, Yang Maha Esa. " اللَّهُ الصَّمَدُ Allaahu shshamadu 2. " Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. " لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ lam yalid wa lam yuulad 3. " Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, " وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا ...

Surat Al-Falaq

Berikut ini Surat Al-Falaq dalam bentuk text Arab, Latin, artinya dan keterangannya: Surat ini terdiri atas 5 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Fiil. Nama Al Falaq diambil dari kata Al Falaq yang terdapat pada ayat pertama surat ini yang artinya waktu subuh. Diriwayatkan oleh Abu Daud, At Tirmizi dan An Nasa-i dari 'Uqbah bin 'Aamir bahwa Rasulullah s.a.w. bersembahyang dengan membaca surat Al Falaq dan surat An Naas dalam perjalanan. Pokok-pokok isinya: Perintah agar kita berlindung kepada Allah s.w.t. dari segala macam kejahatan. بِسْمِ اللَّهِ الرَّ حْمَنِ الرَّحِيم bismi llaahi rrahmaani rrahiimi " Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. " قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ qul auudzu birabbi lfalaqi 1. " Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, " مِن شَرِّ مَا خَلَقَ min syarri maa khalaqa 2. " Dari kejahatan makhluk-Nya, " وَم...

Surat An-Naass

Berikut ini Surat An-Naass dalam bentuk text Arab, Latin, artinya dan keterangannya: Surat ini terdiri atas 6 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Falaq. Nama An Naas diambil dari An Naas yang berulang kali disebut dalam surat ini yang artinya manusia. Pokok-pokok isinya: Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia dari jin dan manusia. بِسْمِ اللَّهِ الرَّ حْمَنِ الرَّحِيمِ bismi llaahi rrahmaani rrahiimi " Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang " قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ qul a'uudzu birabbi nnaasi 1. " Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. " مَلِكِ النَّاسِ maliki nnaasi 2. " Raja manusia. " إِلَٰهِ النَّاس ilaahi nnaasi 3. " Sembahan manusia. " مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ min syarri lwaswaasi lkhannaasi 4. " ...