Posts

Showing posts with the label Sejarah

Sejarah Menghilangnya Kerajaan Pajajaran Dan Prabu Siliwangi

Image
Banyak sekali versi cerita sejarah tentang menghilangnya kerajaan Pajajaran dan Prabu Siliwangi, Berikut ini sejarah Pajajaran menurut sebagian versi Kerajaan Pajajaran merupakan salah satu Kerajaan Hindu yang terletak di Jawa Barat, dan beribu kota di Bogor. Beberapa sumber menjelaskan bahwa Kerajaan ini didirikan pada tahun 923 M oleh Sri Jayabhupati, telah disebutkan juga dalam Prasasti Sanghyang Tapak di kampung Pangcalikan dan Bantarmuncang, Suka Bumi. Pada postingan kali ini kita akan mencoba mengungkap Sejarah Kerajaan Pajajaran serta Misteri Hilangnya Kerajaan Pajajaran yang menjadi polemik dikalangan sejarawan di Indonesia. Berikut informasi selengkapnya. Sejarah Kerajaan Pajajaran Awal Mula berdirinya Kerajaan Padjajaran yaitu setelah wafatnya Wastu Kancana pada tahun 1475, mengikuti alur sejarah galuh. Ini terjadi karena kerajaan galuh dibagi menjadi dua selepas perginya Rahyang Wastu Kencana, Prabu Susuktunggal dan Dewa Niskala adalah dua bagian da...

Sejarah Cut Nyak Dien

Image
Tanggal 26 Maret 1873, Belanda menyatakan perang kepada Aceh dengan melepaskan tembakan meriam ke daratan Aceh dari kapal perang Citadel van Antwerpen . Perang pertama Aceh pun meletus (1873-1874), Aceh dipimpin oleh Panglima Polim dan Sultan Machmud Syah bertempur melawan 3.198 prajurit Belanda yang dipimpin Johan Harmen Rudolf Köhler.  Kesultanan Aceh memenangkan perang pertama. Suami Cut Nyak Dhien, Ibrahim Lamnga, yang bertempur di garis depan kembali dengan sorak kemenangan, sedangkan Köhler tewas tertembak pada April 1873. Pada tahun 1874-1880, di bawah pimpinan Jenderal Jan van Swieten, wilayah VI Mukim diduduki Belanda pada tahun 1873, sedangkan Keraton Sultan jatuh pada tahun 1874. Cut Nyak Dhien dan keluarga mengungsi bersama rombongan lainnya pada tanggal 24 Desember 1875. Suaminya tetap bertempur untuk merebut kembali wilayah VI Mukim. Ibrahim Lamnga  tewas pada tanggal 29 Juni 1878 ketika bertempur di Gle Tarum. Ini membuat Cut Nyak Dhien sangat ...

Sejarah Pangeran Diponegoro

Image
Pangeran Diponegoro  lahir di Yogyakarta, 11 November 1785.  Pangeran Diponegoro terkenal karena memimpin Perang Diponegoro/Perang Jawa (1825-1830) melawan pemerintah Hindia-Belanda. Perang tersebut tercatat sebagai perang dengan korban paling besar dalam sejarah Indonesia.  Pemerintah Republik Indonesia memberi pengakuan kepada Pangeran Diponegoro sebagai Pahlawan Nasional pada tanggal 6 November 1973 melalui Keppres No.87/TK/1973. Penghargaan tertinggi juga diberikan oleh Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Budaya (UNESCO) , pada 21 Juni 2013 yang menetapkan  Babad Diponegoro  sebagai Warisan Ingatan Dunia (Memory of the World). Babad Diponegoro merupakan naskah klasik yang dibuat sendiri oleh Pangeran Diponegoro ketika diasingkan di Manado, Sulawesi Utara, pada 1832-1833.  Sejarah Asal-usul Pangeran Diponegoro Merupakan  putra sulung Sultan Hamengkubuwono III , seorang raja ...

Sejarah Istana Cipanas (Indonesia)

Kata cipanas berasal dari bahasa Sunda; ci atau cai artinya air, dan panas yaitu panas dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut menjadi nama sebuah desa, yakni Desa Cipanas karena di tempat ini terdapat sumber air panas yang mengandung belerang. Istana Kepresidenan Cipanas bermula dari sebuah bangunan yang didirikan pada tahun 1740 oleh pemiliknya pribadi, seorang tuan tanah Belanda bernama Van Heots. Namun pada masa pemerintahan Hindia-Belanda, tepatnya mulai pemerintahan Gubernur Jenderal G.W. Baron van Imhoff (1743), karena daya tarik sumber air panasnya, dibangun sebuah gedung kesehatan di sekitar sumber air panas tersebut. Kemudian, karena kharisma udara pegunungan yang sejuk serta alamnya yang bersih dan segar, bangunan itu sempat dijadikan tempat peristirahatan para Gubernur Jenderal Belanda. Sejak didirikannya pada masa pemerintahan Belanda, Istana Kepresidenan Cipanas difungsikan sebagai tempat peristirahatan dan persinggahan. Akan tetapi sekeliling alamnya yang amat indah men...

Sejarah Istana Bogor (Indonesia)

Berawal dari keinginan orang - orang Belanda yang bekerja di Batavia ( kini Jakarta ) untuk mencari tempat peristirahatan. Karena mereka beranggapan bahwa kota Batavia terlalu panas dan ramai, sehingga mereka perlu mencari tempat - tempat yang berhawa sejuk di luar kota Batavia. Gubernur Jendral Belanda bernama G.W. Baron van Imhoff, ikut melakukan pencarian itu dan berhasil menemukan sebuah tempat yang baik dan strategis di sebuah kampung yang bernama Kampong Baroe, pada tanggal 10 Agustus 1744. Setahun kemudian, yaitu pada tahun 1745 Gubernur Jendral van Imhoff ( 1745 - 1750 ) memerintahkan pembangunan atas tempat pilihannya itu sebuah pesanggrahan yang diberi nama Buitenzorg , ( artinya bebas masalah / kesulitan ). Dia sendiri yang membuat sketsa bangunannya dengan mencontoh arsitektur Blenheim Palace, kediaman Duke of Malborough, dekat kota Oxford di Inggris. Proses pembangunan gedung itu dilanjutkan oleh Gubernur Jendral yang memerintah selanjutnya yaitu Gubernur Jendral Jacob ...

Sejarah Istana Merdeka (Indonesia)

Istana Merdeka mulai dibangun pada tahun 1873 pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Louden dan selesai pada tahun 1879 pada masa pemerintahan Gubernur Jendral Johan Willem van Landsbarge. Bangunan ini berdiri di atas tanah seluas 2.400 meter persegi, oleh arsitek Drossares. Istana Negara juga dikenal dengan nama Istana Gambir. Pada masa awal pemerintahan Republik Indonesia, istana ini menjadi saksi sejarah dilakukannya penandatanganan naskah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia Serikat oleh Pemerintah Belanda pada tanggal 27 Desember 1949. Republik Indonesia Serikat diwakili oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, sedangkan Kerajaan Belanda diwakili oleh A.H.J Lovink, Wakil Tinggi Mahkota di Indonesia. Setelah penandatanganan naskah kedaulatan Republik Indonesia Serikat, bendera merah putih dikibarkan menggantikan bendera Belanda, bersamaan dengan dinyanyikannya lagu Indonesia Raya dan pekik merdeka oleh bangsa Indonesia. Sejak saat itu nama Istana Gambir diganti menjadi Istana Merd...

Sejarah Istana Negara (Indonesia)

Istana Negara dibangun tahun 1796 untuk kediaman pribadi seorang warga negara Belanda J.A van Braam. Pada tahun 1816 bangunan ini diambil alih oleh pemerintah Hindia Belanda dan digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan serta kediaman para Gubernur Jendral Belanda. Karenanya pada masa itu istana ini disebut juga sebagai Hotel Gubernur Jendral. Pada mulanya bangunan yang berarsitektur gaya Yunani kuno itu bertingkat dua, namun pada tahun 1848 bagian atasnya dibongkar, dan bagian depan lantai bawah dibuat lebih besar untuk memberi kesan lebih resmi. Bentuk bangunan hasil perubahan 1848 inilah yang bertahan sampai sekarang, tanpa perubahan yang berarti. Luas bangunan ini lebih kurang 3.375 meter persegi. Sesuai dengan fungsi istana ini, pajangan serta hiasannya cenderung memberi suasana sangat resmi. Bahkan kharismatik. Ada dua buah cermin besar peninggalan pemerintah Belanda, disamping hiasan dinding karya pelukis - pelukis besar, seperti Basoeki Abdoellah. Banyak ...

Sejarah Wayang Golek

Image
Perkembangan wayang golek berasal atau dipengaruhi oleh latar belakang budaya yang berbeda. Walaupun demikian, wayang golek merupakan karya sastra lisan yang berkembang di Jawa Barat dan digemari oleh masyarakatnya. Perkembangan wayang golek yang terus dialami sampai sekarang selalu menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Perkembangan wayang golek menurut Salmun dimulai oleh perkembangan wayang kulit pada jaman Erlangga berkuasa pada tahun 1050 M. Ketika itu hanya diceritakan seperti dongeng (Salmun, 1961 : 10-27) Atja & Saleh Danasasmita, (1981) mengatakan bahwa hampir dapat dipastikan bahwa orang yang membawakan dongeng (juru cerita) itu adalah dalang.  Naskah Sunda Kuno Sanghyang Siksa Kanda Ng Karesian yang ditulis tahun 1518 M, menyebutkan bahwa :   “hayang nyaho disakweh ning carita ma, geus ma: Darmajati, Sanghyang Bayu, Jayasena, Sedamana, Pu Jayakerma, Ramayana, Adiparwa, Korawasrama, Bimasora, Ranggalawe, Boma, Sumana, Kala Purbaka, Jari...

Sejarah Majapahit

Image
Sejarah Majapahit patut dicatat oleh bangsa Indonesia, karena kerajaan ini dianggap sebagai nenek moyang Negara Indonesia. Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu-Budha yang berkuasa sekitar tahun 1293 – 1527 Masehi. Kerajaan ini merupakan kerajaan terbesar dan terluas di Asia Tenggara sepanjang sejarah. Wilayah kekuasaannya yang luas dan masih diperdebatkan sampai dengan saat ini adalah meliputi beberapa di Asia Tenggara seperti Kalimantan, Sumatera, Semenanjung Malaya, Singapura, Filipina, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, sampai Papua. Sejarah Majapahit mengalami puncak masa kejayaannya pada tahun 1350 – 1389 Masehi pada saat diperintah oleh Raja Hayam Wuruk. Walaupun begitu memang sampai dengan saat ini masih muncul berbagai pertentangan mengenai wilayah sesungguhnya dari Kerajaan Majapahit. Hal ini dikarenakan sampai dengan sat ini memang tidak ditemukan bukti-bukti sejarah yang akurat dan kuat mengenai hal ini. Sejarah Majapahit - Bukti Sejarah Beberapa ...

Sejarah Ilmu Astronomi

Astronomi adalah cabang ilmu alam yang melibatkan pengamatan benda-benda langit ( layaknya halnya bintang, planet, komet, nebula, gugus bintang, atau galaksi ) dan fenomena-fenomena alam yang berlangsung di luar atmosfer bumi ( contohnya radiasi latar belakang kosmik ( radiasi cmb ) . ilmu ini dengan pokok pelajari pelbagai segi dari benda-benda langit layaknya asal-usul, karakter fisika/kimia, meteorologi, serta gerak serta bagaimana pengetahuan dapat benda-benda tersebut menjelaskan pembentukan serta perubahan alam semesta. astronomi sebagai ilmu yaitu di antara yang tertua, sebagaimana diketahui dari artifak-artifak astronomis yang datang dari jaman prasejarah ; contohnya monumen-monumen dari mesir serta nubia, atau stonehenge yang datang dari britania. orang-orang dari peradaban-peradaban awal sejenis babilonia, yunani, cina, india, serta maya juga dijumpai sudah lakukan pengamatan yang metodologis atas langit malam. walau demikian walau mempunyai histori yang pan...

Sejarah Kejayaan Kesultanan Mataram, Pembentukan Kesultanan Ngayogyakarta dan Kasunanan Surakarta

Mataram merupaken kerajaan berbasis agraris/pertanian & relatif lemah secara maritim. Ia meninggalkan beberapa jejak sejarah yg bisa dilihat sampai kini, seperti kampung Matraman di Batavia/Jakarta, sistem persawahan di Pantura Jawa Barat, penggunaan hanacaraka dlm literatur bahasa Sunda, politik feodal di Pasundan, serta beberapa batas administrasi wilayah yg masih berlaku sampai sekarang. Kesultanan Mataram ialah kerajaan Islam di Pulau Jawa yg pernah berdiri pada abad ke-17. Kerajaan ini dipimpin suatu dinasti keturunan Ki Ageng Sela & Ki Ageng Pemanahan, yg mengklaim sebagai suatu cabang ningrat keturunan penguasa Majapahit. Asal-usulnya ialah suatu Kadipaten di bawah Kesultanan Pajang, berpusat di “Bumi Mentaok” yg diberikan kepada Ki Ageng Pemanahan sebagai hadiah atas jasanya. Raja berdaulat pertama ialah Sutawijaya [Panembahan Senapati], putra dari Ki Ageng Pemanahan. Kerajaan Mataram pada masa keemasannya pernah menyatukan tanah Jawa & sekitarnya, t...

Sejarah Kasunanan Surakarta, Pembentukan Daerah Istimewa Surakarta dan Berakirnya DIS Akibat Gerakan Anti Monarki Oleh Tan Malaka

Kesultanan Mataram yg runtuh akibat pemberontakan Trunajaya tahun 1677 ibukotanya oleh Sunan Amral dipindahkan di Kartasura. Pada masa Sunan Pakubuwana II memegang tampuk pemerintahan keraton Mataram mendapat serbuan dari pemberontakan orang-orang Tionghoa yg mendapat dukungan dari orang-orang Jawa anti VOC tahun 1742. Kerajaan Mataram yg berpusat di Kartasura itu mengalami keruntuhannya. Kota Kartasura berhasil direbut kembali berkat bantuan Adipati Cakraningrat IV penguasa Madura barat yg merupaken sekutu VOC, namun keadaannya sudah rusak parah. akubuwana II yg menyingkir ke Ponorogo, kemudian memutuskan untuk membangun istana baru di desa Sala sebagai ibukota kerajaan Mataram yg baru. Bangunan Keraton Kartasura yg sudah hancur & dianggap “tercemar”. Sunan Pakubuwana II lalu memerintahkan Tumenggung Honggowongso [bernama kecil Joko Sangrib atau Kentol Surawijaya, kelak diberi gelar Tumenggung Arungbinang I], bersama Tumenggung Mangkuyudha, serta komandan pasukan ...